Biaya Borongan Plamir Tembok Per Meter : Material & Tukang

Biaya Borongan Plamir Tembok – Sebagian orang mungkin menganggap bahwa penggunaan cat yang berkualitas baik saja sudah mampu untuk mendapatkan hasil akhir yang sempurna. Padahal, perlu diketahui bahwasanya agar hasil pengecatan yang didapatkan baik dan sempurna, kalian tentu memerlukan komponen tambahan, salah satunya adalah Plamir.

Banyak yang tidak menyadari atau bahkan mengesampingkan penggunaan plamir tersebut. Fakta nya, tidak sedikit orang yang lebih memilih mengaplikasikan plamir terlebih dahulu sebelum di finsihing dengan cat yang berkualitas. Selain menghasilkan warna yang sempurna, penggunaan plamir sendiri juga mampu membuat usia cat tembok lebih awet dan tahan lama.

Lalu untuk perihal plamir tembok, apakah biaya borongan plamir tembok ini sama dengan biaya borongan pengecatan rumah? Perlu kalian ketahui terkait akan hal ini. Bisa dikatakan bahwa untuk proses pengecatan rumah mungkin akan di borong juga dengan plamir tersebut. Namun tidak menutup kemungkinan jika di beberapa wilayah ada juga tukang yang khusus menerima borongan plamir saja tanpa pengecatan.

Nah pada pembahasan kali ini kami akan menginformasikan terkait biaya borongan plamir tembok. Bukan hanya itu saja, ada juga pembahasan lain yang nanti akan kami sampaikan kepada kalian semua. Baiklah, daripada penasaran lebih baik langsung saja kita simak informasi terlengkap mengenai biaya borongan plamir tembok per meter yang telah ahlikuli.com siapkan berikut ini.

Biaya Borongan Plamir Tembok

Pengertian & Fungsi Plamir Tembok

Sebelum kita masuk ke pembahasan utama terkait biaya borongan plamir tembok, disini kami akan menjelaskan lebih dulu terkait apa itu plamir dan juga fungsinya. Plamir tembok adalah proses pelapisan tembok dengan material khusus sebelum tembok dicat. Plamir tembok dilakukan dengan menggunakan cairan putih, yang terdiri dari kalsium, air, dan lem. Nah proses plamir tembok memang bisa dikatakan cukup sedikit ribet, sehingga tidak sedikit pengembang yang melewatkan tahap ini. Lalu terkait fungsi daripada plamir ini, diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Sebagai penutup celah atau pori-pori pada tembok.
  • Dapat menutupi warna asli tembok.
  • Hasil pengecatan tembok menjadi lebih halus dan rata.
  • Mampu memaksimalkan warna cat sehingga akan terlihat lebih bagus.
  • Warna cat dinding akan terlihat lebih seragam.
  • Cat tembok menjadi lebih tahan lama.
Baca  Cara Menghitung Kebutuhan Keramik Kamar Mandi & Biaya

Kebutuhan Plamir Tembok

Pada pengerjaan plamir tembok rumah, biasanya terdapat beberapa komponen penting yang perlu dan penting untuk diperhatikan, seperti dari kebutuhan bahan sampai para pekerja nya. Seperti sudah disinggung diatas bahwa plamir memiliki campuran tertentu, dimana bahan-bahan tersebut bisa didapatkan dengan mudah di toko bangunan atau pun material terdekat di daerah kalian. Nah, untuk lebih jelasnya kalian bisa simak beberapa kebutuhan komponen plamir tembok yang bisa kalian lihat di bawah ini.

Bahan Material

  • Semen putih.
  • Lem putih PVAC.
  • Kalsium.
  • Casting.
  • Air bersih.

Pekerja

  • Pekerja.
  • Tukang bangunan.
  • Kepala tukang.
  • Mandor

Untuk komponen atau kebutuhan kepala tukang dan mandor bisa kalian hilangkan apabila pengerjaan plamir tembok dalam skala yang kecil.

Biaya Borongan Plamir Tembok

Sama halnya dengan harga borongan rumah pada umumnya, besaran biaya yang dikeluarkan setiap daerah juga pastinya berbeda-beda. Besaran biaya borongan tersebut juga akan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kondisi maupun lokasi pengerjaan, lalu tingkat kerumitan dan risikonya.

Disamping itu para pemborongan juga menyediakan dua jenis, yakni borongan tanpa material dan plus material. Biaya borongan plamir tembok tanpa material biasanya berada di kisaran Rp 20.000 sampai Rp 30.000 per meter. Sementara untuk borongan plus material berkisar antara Rp 50.000 sampai Rp 65.000 per meter.

Cara Menghitung Biaya Plamir Tembok

Berlanjut ke pembahasan berikutnya, disini kami akan memberikan informasi detail terkait cara menghitung biaya plamir tembok. Ada beberapa poin disini yang wajib kalian ketahui, mulai dari volume pekerjaan dan juga biaya borongan plamir tembok. Untuk lebih jelasnya mari simak penjelasan berikut ini.

Volume Pengerjaan Plamir

Langkah awal yang bisa dilakukan adalah dengan mencari tahu lebih dulu luas atau volume tembok yang akan di plamir. Sebagai contoh, kalian akan melakukan plamir menggunakan pekerja borongan plus material di salah satu sisi tembok ruangan berukuran 6 m x 4 m, maka cara perhitungannya adalah sebagai berikut.

Baca  √ Biaya Bangun Rumah Type 70 Terbaru & Terlengkap 2022

Diketahui :

  • Panjang tembok : 6 meter.
  • Tinggi tembok : 4 meter.

Perhitungan :

  • Volume pekerjaan tembok : Panjang x tinggi.
  • Volume pekerjaan tembok : 6 m x 4 m = 24 m2.

Biaya Plamir Tembok

Lalu pada tahap berikutnya, kalian bisa menghitung biaya yang harus dikeluarkan. Cara perhitungannya yakni hanya dengan mengkalikan volume pengerjaan plamir dengan harga borongan plamir plus material per meter persegi nya. Perhitungannya adalah sebagai berikut.

  • Biaya plamir : Volume pekerjaan x harga borongan.
  • Biaya plamir : 24 m2 x Rp 50.000 = Rp 1.200.000.

Bisa dipastikan bahwa total biaya yang harus kalian keluarkan adalah sebesar Rp 1.200.00. Penting diingat bahwa besaran biaya tersebut sudah mencakup ongkos pekerja dan juga pembelian bahan material plamir.

Kesimpulan

Mengenai pembahasan diatas, disini bisa disimpulkan bahwa pengerjaan plamir tembok oleh pemborong terbagi menjadi 2 jenis, yakni borongan non material dan plus material. Disamping itu, biaya borongan tersebut juga berbeda-beda di setiap wilayah.

Nah itulah beberapa pembahasan lengkap yang bisa kalian simak diatas mengenai biaya borongan plamir tembok per meter. Baiklah, mungkin hanya ini saja yang dapat ahlikuli.com sampaikan, semoga pembahasan diatas bisa bermanfaat dan menambah wawasan kalian semua.