18 Cara Merawat Dinding Batu Bata Expose Agar Tidak Berlumut

Cara Merawat Dinding Batu Bata Expose – Batu bata expose saat ini menjadi salah satu material dinding yang banyak diminati banyak orang. Walaupun dari segi harga terbilang cukup mahal dibandingkan dengan jenis batu bata merah biasa.

Batu bata expose ini memang memiliki tampilan yang sangat presisi dan seragam, sehingga dengan kita mengaplikasikan bata tersebut, kita tidak perlu lagi melapisinya dengan plester. Karena bata expose memang dirancang untuk rumah dengan konsep tradisional.

Agar bata expose selalu terlihat bersih dan tidak mudah berjamur/berlumut, ada beberapa cara yang harus kita lakukan. Nah pada pembahasan ini kami akan memberikan tips dan trik merawat dinding batu bata expose agar selalu terlihat bersih dan tidak mudah berlumut.

Cara perawatannya juga berbeda dengan kita merawat dinding plester. Baiklah daripada penasaran lebih baik langsung saja kita simak ulasan mendalam dan telengkap mengenai cara merawat dinding batu bata expose agar tidak berlumut yang dapat kalian simak berikut ini.

Cara Merawat Dinding Batu Bata Expose Agar Tidak Berlumut

Cara Merawat Dinding Batu Bata Expose

Kelebihan dan Kekurangan Batu Bata Expose

Sebelum kita berlanjut ke pembahasan utama, alangkah baiknya jika kalian mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh batu bata expose yang satu ini.

Kelebihan

  • Penggunaan batu bata expose akan lebih menghemat biaya karena kita tidak perlu lagi melapisinya dengan menggunakan plester.
  • Mampu memberikan kesan klasik, rustik, tradisional dan modern.
  • Memberikan kesan hangat pada sebuah ruangan.
  • Sangan cocok jika dipadukan dengan aksesoris dan furniture yang bergaya Eropa dan Amerika.
  • Struktur lebih kuat dibandingkan dengan batu bata biasa, batako dan juga hebel.
  • Proses pemasangan lebih mudah karena memiliki bentuk yang seragam dan presisi.

Kekurangan

  • Pada saat pemasangan diperlukan tenaga tukang yang profesional agar hasilnya sempurna.
  • Penyusunan ketika pemasangan relatif lebih lama karena harus dilakukan dengan detail dan hati-hati.
  • Permukaan mudah ditumbuhi dengan jamur dan lumut.
  • Interior menjadi lebih lembab karena uap air tidak bisa melewati pori-pori dinding.
  • Harga lebih mahal jika dibandingkan dengan batu bata biasa.
  • Memerlukan perawatan ekstra.

Cara Merawat Dinding Batu Bata Expose

1. Aplikasikan Penggunaan Bahan Coating Sebagai Pelindung Permukaan

Penggunaan coating ini sebaiknya dilakukan dengan cukup rutin, Coating akan berfungsi sebagai pelapis anti air dan kotoran dan juga sekaligus memberikan nuansa berkilau pada dinding expose tersebut. Kalian dapat aplikasikan coating dengan tipis sebanyak 1 atau 2 kali saja. Ini juga akan mempermudahkan kita untuk membersihkan dinding kedepannya.

2. Gunakan Kuas untuk Membersihkan Permukaan Dinding

Dinding bata expose memang tidak dilapisi dengan acian atau plester sehingga permukaannya sangat kasar dan mudah kotor. Maka dari itu kalina harus rutin membersihkannya dengan kuas agar debu dan kotoran tidak menumpuk.

3. Gosok Permukaan Dinding dengan Menggunakan Air Sari Lemon

Untuk perawatan harian, kalian tidak perlu menyapu atau membersihkan permukaannya dengan kuas. Kalian dapat menggunakan air sari lemon agar lebih efektif mengangkat kotoran dan debu yang menempel. Gosok permukaan dengan sikat yang sudah dicelupkan ke air sari lemon. Jika sudah kalian dapat mengeringkan dinding dengan kain.

4. Jaga Kelembaban Dinding

Jenis bata expose memang lebih rentan dibandingkan dengan dinding plesteran, sehingga kalian harus lebih teliti dapat hal perawatannya. Nah salah satunya adalah dengna menjaga kelembaban dinding karena akan membuat strukturnya mudah lapuk. Caranya adalah pada saat pembangunan awal, kalian dapat memasanga beberapa ventilasi agar ruangan tetap kering dan udaranya terjaga.

5. Langsung Bersihkan Jamur dan Lumut yang Tumbuh di Permukaan

Sudah barang pasti jika permukaan dinding batu expose akan ditumbuhi dengan jamur dan lumut apabila kita malas membersihkannya. Jika sudah demikian maka akan sangat mengurangi tampilan dinding tersebut. Kalian harus langsung membersihkan lumut atau jamur jika sudah mulai terlihat, jangan dibiarkan terlalu lama. Bersihkan menggunakan air aki untuk hasil yang lebih maksimal.

6. Hindari Pemasangan Aksesoris yang Menggunakan Paku

Dan yang terakhir adalah hindari pemasangan aksesoris yang menggunakan paku. Sebenarnya boleh-boleh saja asalkan jangan memaku pada batu bata expose melainkan pada bagian adonan semen yang menyatukan dinding. Hal ini agar paku terpasang dengan stabil dan bekasnya tidak akan merusak dinding.

Nah itulah beberapa pembahasan lengkap mengenai cara merawat dinding batu bata expose yang dapat kalian simak diatas. Mungkin hanya ini saja yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian semua. Jangan lupa juga baca artikel lain mengenai harga batu bata expose yang telah ahlikuli.com sampaikan di postingan sebelumnya.